Survei Avnet Insights: Insinyur Asia Pasifik Percepat Adopsi AI di Berbagai Industri

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 5 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

logo

logo

Tiongkok Menguasai Implementasi AI Berskala Besar, Jepang Unggul dalam Keandalan, Mendorong Inovasi Regional

SINGAPURA, 5 Februari 2026 /PRNewswire/ — Akal imitasi (AI) semakin terintegrasi dalam produk dan solusi di kawasan Asia-Pasifik setelah insinyur semakin cepat mengadopsi AI guna menghadapi tantangan operasional dan desain. Hal ini terungkap dalam survei tahunan kelima Avnet Insights yang memetakan tren global seputar integrasi AI di berbagai industri.


ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara global, 77% insinyur melaporkan kondisi pasar yang semakin membaik untuk produk dan solusi yang dirancangnya. Di Asia Pasifik, adopsi AI terus meningkat. Tiongkok memimpin penerapan AI berskala besar, sedangkan Jepang menonjol berfokus pada keandalan dan siklus hidup produk yang tahan lama. Kekuatan regional dan pergeseran prioritas ini secara kolektif mendorong gelombang baru dalam evolusi teknologi di Asia Pasifik.

"Meski mengulas perkembangan di sejumlah basis desain utama di dunia, temuan survei ini menjadi kerangka penting bagi pasar Asia Tenggara," ujar Tan Aik Hoon, Regional President, Avnet South Asia, Korea, dan Avnet United. "Setelah ASEAN berkembang sebagai basis manufaktur global, strategi AI yang ‘berorientasi pada nilai komersial’, seperti yang disoroti dalam laporan ini, memandu insinyur di Singapura, Malaysia, dan Vietnam untuk menjaga daya saing."

Laporan "2026 Avnet Insights: The Reality of Artificial Intelligence" dapat diunduh di tautan ini.

Bagaimana AI Semakin Cepat Diadopsi di Asia Pasifik?
Menurut lebih dari separuh insinyur di seluruh dunia (56%), mereka telah mengirim produk yang mengintegrasikan AI—angka ini meningkat 33% dari tahun sebelumnya. Di Tiongkok, tingkat adopsi AI melampaui angka rata-rata global setelah AI diterapkan di berbagai sektor, termasuk otomotif, otomatisasi industri, dan manufaktur cerdas. Tren di Jepang dan pasar Asia Pasifik lain juga terus melaju stabil, menitikberatkan pada aplikasi praktis yang meningkatkan efisiensi, keandalan, dan keberlanjutan.

Tren aplikasi AI teratas di Asia Pasifik sejalan dengan tren global, yakni otomatisasi proses (42%), pemeliharaan prediktif (28%), serta deteksi kesalahan atau anomali (28%). Para insinyur juga semakin sering memadukan Edge AI dan machine learning (ML). Hal ini tecermin dari 64% responden global yang memprioritaskan Edge AI dan ML secara berimbang—menunjukkan peran AI multimoda yang bertambah penting.

"Kami menilai, eksperimen AI bergeser menuju penerapan berskala industri di sektor manufaktur ASEAN," tambah Tan. "Insinyur di kawasan ini menghadapi kompleksitas yang semakin tinggi—menyeimbangkan kecepatan time-to-market dengan kebutuhan data yang spesifik. Avnet membantu mitra mengatasi hambatan tersebut dan mempercepat transisi dari konsep menuju pendapatan."

Menavigasi Tantangan untuk Dampak yang Lebih Luas
Seiring pengaruh AI terus meluas, insinyur Asia Pasifik harus menyeimbangkan tantangan teknis dengan standar keahlian yang terus berkembang. Kualitas data (46%) dan pemeliharaan berkelanjutan (54%) masih menjadi kendala utama, sedangkan tim regional terus berinvestasi dalam pengembangan talenta—khususnya pada optimalisasi model (17%) dan analisis data (16%)—untuk mengubah kompleksitas menjadi keunggulan kompetitif.

"Laporan ini menegaskan bahwa AI telah memasuki fase yang paling krusial: implementasi berskala besar," tutup Tan. "Di pasar yang mengutamakan kecepatan produksi sebagai sumber optimisme, Avnet ikut menutup kesenjangan sumber daya regional dengan menyediakan keahlian teknis dan dukungan ekosistem yang dibutuhkan mitra kami untuk memimpin—bukan sekadar berpartisipasi—evolusi teknologi di Asia Pasifik."

Survei 2026 Avnet Insights berlangsung secara daring dengan melibatkan 1.200 insinyur di kawasan Amerika, EMEA, Asia, dan Jepang, pada periode 21 Oktober hingga 5 November 2025.

Laporan "2026 Avnet Insights: The Reality of Artificial Intelligence" dapat diunduh di tautan ini.

Tentang Avnet
Sebagai distributor teknologi global dan penyedia solusi terkemuka, Avnet melayani kebutuhan pelanggan yang terus berkembang selama lebih dari satu abad. Melalui jaringan bisnis regional dan spesialis di seluruh dunia, Avnet mendukung pelanggan dan pemasok dalam setiap siklus produk. Avnet membantu berbagai perusahaan beradaptasi terhadap perubahan, serta mempercepat tahap desain dan pasokan dalam pengembangan produk. Dengan perspektif unik dari pusat rantai pasok teknologi, Avnet menjadi mitra tepercaya yang menyelesaikan tantangan desain dan rantai pasok yang kompleks. Dengan demikian, pelanggan semakin cepat merealisasikan pendapatan. Informasi selengkapnya tersedia di www.avnet.com.

NARAHUBUNG: Seraphina Wee, seraphina.wee@avnet.com 

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

Berita Terkait

EDC dan EFA menandatangani Memorandum of Understanding untuk memperdalam hubungan perdagangan dan investasi Kanada-Australia
BWH® Hotels Mengumumkan Transformasi Perusahaan, Menyatukan Portofolio Global di Bawah WorldHotels™
Bagaimana Cara Merawat Para Pengasuh? NCCN Meluncurkan Panduan Penting untuk Mendukung Orang-orang Terkasih yang Mengidap Kanker
Laporan EY Ungkap SATTE Hasilkan Dampak Ekonomi Sebesar ₹3000 Crore, Memperkuat Posisinya Sebagai Gerbang Menuju Pasar Pariwisata India
Pendiri dan CEO Envision Lei Zhang Raih Penghargaan “Sustainability Trailblazer” di Ajang Reuters Global Sustainability Awards 2026
Dari Antusiasme Konsumen hingga Kepercayaan Mitra, Bagaimana Mixue Indonesia Terus Memperluas Jangkauan?
EnerAI Perkenalkan Solusi Pasokan Daya untuk Pusat Data AI di Ajang ICBE&S 2026 Malaysia
Changhong Indonesia Buka Gerai Perdana di Palembang, Perkuat Ekspansi dengan Strategi Peralatan Rumah Tangga Terintegrasi

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:17 WIB

EDC dan EFA menandatangani Memorandum of Understanding untuk memperdalam hubungan perdagangan dan investasi Kanada-Australia

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:00 WIB

BWH® Hotels Mengumumkan Transformasi Perusahaan, Menyatukan Portofolio Global di Bawah WorldHotels™

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Bagaimana Cara Merawat Para Pengasuh? NCCN Meluncurkan Panduan Penting untuk Mendukung Orang-orang Terkasih yang Mengidap Kanker

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Laporan EY Ungkap SATTE Hasilkan Dampak Ekonomi Sebesar ₹3000 Crore, Memperkuat Posisinya Sebagai Gerbang Menuju Pasar Pariwisata India

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:39 WIB

Pendiri dan CEO Envision Lei Zhang Raih Penghargaan “Sustainability Trailblazer” di Ajang Reuters Global Sustainability Awards 2026

Berita Terbaru